Selamat Datang

Terima kasih Anda telah berkenan mengunjungi blog matakuliah Ilmu Gulma. Blog ini bukan blog saya, melainkan blog mahasiswa yang sedang mengikuti kuliah Ilmu Gulma. Dengan blog ini diharapkan mahasiswa dapat mempelajari Ilmu Gulma dengan dukungan teknologi informasi. Selain untuk mahasiswa, tentu saja blog ini juga terbuka bagi siapa saja yang berminat mempelajari gulma. Silahkan menjelajah dan mahasiswa peserta kuliah Ilmu Gulma semester ganjil 2017/2018 diwajibkan menyampaikan komentar dan/atau pertanyaan terhadap materi dengan judul yang dimulai dengan kode 3.1.1 dan seterusnya sebagai tugas. Mahasiswa WAJIB mengecek kembali komentar dan/atau pertanyaan yang sudah pernah disampaikan dan menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh dosen pengampu.

Daftar Istilah Morfologi Tumbuhan

Klik huruf awal istilah di bawah ini untuk mencari definisi:
A, B, C, D-E, F-H, I-L, M-O, P, Q-R, S, T-U, V-Z, dari New South Wales Flora Online
A, B, C, D, E, F, G, H, I, J-K, L, M, N, O, P-Q, R, S, T, U, V, W-Z, dari Flora Australia
A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, U, V, W, X, Z, dari Angiosperm Phylogeny Website
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
istilah tumbuhan palma dari PALMweb

Daftar Spesies Gulma Global

Berikut adalah daftar nama ilmiah spesies gulma global menurut Global Compendium of Weeds:
A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, U, V, W, X,Y, Z
Silahkan klik huruf yang sesuai dengan huruf pertama nama genus gulma untuk memperoleh deskripsi spesies gulma.
Tampilkan postingan dengan label ekologi gulma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ekologi gulma. Tampilkan semua postingan

3.3.2. Kehilangan Hasil oleh Gulma: Bagaimana cara menentukannya?

Print Friendly and PDF
Kehilangan hasil (yield loss) merupakan pengurangan hasil tanaman yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti hama, penyakit, gulma, kekeringan, atau berbagai faktor alami lainnya. Pengurangan hasil yang disebabkan oleh faktor bukan alami, seperti hasil yang berkurang karena tidak dilakukan pemupukan, sebenarnya kurang tepat disebut kehilangan hasil karena memupuk atau tidak memupuk merupakan pilihan praktik budidaya.

3.3.1. Kompetisi Gulma-Tanaman: Bagaimana gulma bisa mengalahkan tanaman?

Print Friendly and PDF
Kompetisi juga disebut persaingan. Kompetisi merupakan interaksi antara dua atau lebih individu satu spesies atau berbeda spesies pada taraf trofik yang sama sedemikian sehingga pertumbuhan dan sintasan salah satu individu merugikan individu yang lain. Taraf trofik (trophic level) yang sama berarti berada pada kedudukan yang sama dalam proses transfer energi dan makanan pada rantai atau jejaring nakanan. Kompetisi terjadi karena sumberdaya yang diperlukan oleh individu-individu yang memerlukannya tersedia dalam jumlah terbatas. Bagi tumbuhan, sumberdaya dapat berupa ruang tumbuh, sinar matahari, air, dan unsur hara.

3.2.3. Gulma dan Spesies Asing Invasif: Apakah gulma harus merupakan spesies yang invasif?

Print Friendly and PDF
Spesies asing invasif (SAI, invasive alien species, IAS) adalah spesies yang introduksi dan pemencarannya di luar sebaran geografiknya pada masa lalu atau masa sekarang menimbulkan ancaman terhadap keanekaragaman hayati (biological diversity atau biodiversity) setempat. Keanekaragaman hayati berarti variabilitas antar organisme hidup di darat, laut, maupun perairan lainnya serta kompleksitas ekologis di mana ia menjadi bagian, mencakup keanekaragaman dalam spesies, antar spesies, dan dari ekosistem. SAI dapat terdiri atas berbagai kelompok taksonomik,  termasuk tumbuhan, binatang, jamur, dan mikroorganisme lainnya.

3.2.2. Invasi oleh Gulma: Apa itu invasi dan faktor apa yang menentukan keberhasilan menginvasi?

Print Friendly and PDF
Menginvasi berarti masuk dalam jumlah besar dan kemudian menggunakan cara kekerasan untuk mengalahkan dan menguasai dan akhirnya menjadikan tempat yang baru sebagai tempatnya sendiri. Setelah melalui proses introduksi, invasi berlanjut dengan proses kolonisasi untuk mengalahkan dan menguasai dan naturalisasi untuk menjadikan tempat yang baru sebagai tempatnya sendiri. Kolonisasi dan naturalisasi dilakukan melalui proses kelahiran, kematian, dan migrasi (kedatangan dan keberangkatan).

3.2.1. Pemencaran Gulma: Apa itu pemencaran dan mengapa kita perlu mempelajarinya?

Print Friendly and PDF
Ketika lahan perladangan baru dibuka untuk dibudidayakan pertama kali, gulma hampir tidak menjadi permasalahan. Kalaupun ada, maka gulma yang ada merupakan spesies tumbuhan setempat. Setelah dibudidayakan 2-3 kali maka petani mulai harus mencurahkan semakin banyak waktu untuk mengatasi gulma. Semakin lama lahan digunakan, semakin menyulitkan pula permasalahan yang ditimbulkan oleh gulma. Sebaliknya, pada lahan yang dibuka untuk perkebunan, gulma menjadi permasalahan terutama pada tahun-tahun awal. Semakin lama, seiring dengan semakin lebarnya tajuk tanaman, semakin berkurang permasalahan gulma yang dihadapi. Sampai kemudian, gulma yang tetap harus diwaspadai adalah gulma-gulma yang tumbuh memanjat dan merambati tajuk tanaman. Mengapakah hal ini terjadi? Apa yang membedakan sehingga petani ladang dan petani perkebunan menghadapi permasalahan gulma yang berbeda?


3.1.3. Dinamika Komunitas Gulma: Apa itu komunitas gulma dan bagaimana mengukur perkembangannya?

Print Friendly and PDF
Komunitas merupakan seluruh jenis (spesies) gulma yang terdapat pada suatu lahan pertanaman pada waktu tertentu. Tahukan Anda jenis-jenis gulma apa saja yang terdapat pada lahan pertanaman jagung di suatu desa di pedalaman Timor pada musim tanam 2017/2018? Untuk mengetahuinya, tentu saja Anda perlu melakukan penelitian. Dalam melakukan penelitian, Anda dapat mengukur padat populasi, tutupan, berat kering, frekuensi, dsb., untuk setiap jenis gulma yang terdapat pada lahan tersebut. Yang mana yang Anda ukur bergantung pada tujuan penelitian Anda.

3.1.2. Dinamika Populasi Gulma: Apa itu populasi gulma dan bagaimana mengukur perkembangannya?

Print Friendly and PDF
Populasi merupakan kumpulan individu dari satu spesies tertentu yang terdapat di suatu tempat pada waktu tertentu. Populasi gulma berarti kumpulan individu dari satu spesies gulma yang bersaing dengan tanaman dan merugikan petani di suatu tempat pada waktu tertentu. Ukuran populasi adalah kepadatan atau padat populasi, yaitu jumlah individu satu spesies tertentu per satuan luas lahan di suatu tempat dan waktu tertentu. Sebagai contoh adalah populasi gulma Chromolaena odorata di Desa Oemofa, Kabupaten Kupang, pada 2017 dengan patat populasi 5 individu berbunga per m2.

3.1.1. Pola Pertumbuhan Gulma: Bagaimana mengukur gulma tumbuh semakin banyak dan semakin beragam?

Print Friendly and PDF
Anda yang sudah terbiasa berkunjung ke lahan pertanian pasti tahu, bagaimana gulma tumbuh dari semula tidak ada pada saat tanah baru diolah dan kemudian menjadi banyak dalam beberapa minggu berikutnya. Gulma menjadi banyak bukan hanya dalam hal jumlahnya, tetapi juga dalam hal jenisnya. Pertumbuhan gulma dalam jumlah dan jenis merupakan pertumbuhan gulma secara ekologis. Materi kuliah ke depan berkaitan dengan pertumbuhan dalam konteks ekologis sebagaimana yang telah saya sebutkan.